A. Konsep Inti promosi
Lebih memfokuskan pada kebutuhan konsumen. Karena itulah, konsep ini melakukan sebuah pemikiran guna menjadikan konsumen merasa puas melalui produk dari keseluruhan barang yang berkaitan dengan pembuatan, pengantaran, sampai pengonsumsiannya. Konsep pemasaran memiliki unsur tiga dasar pokok, yaitu:
1) Orientasi dan perencanaannya merujuk pada kebutuhan dan keinginan para konsumen.
2) Seluruh aktivitas pemasaran dilakukan secara terpadu.
3) Tujuan akhir konsep ini yaitu mencapai keinginan perusahaan dan terus berusaha memberikan kepuasan yang maksimal pada konsumen.
B. Bentuk-Bentuk Promosi
1. Pameran dagang
Sebuah pameran dagang atau expo adalah sebuah pameran yang diadakan sehingga perusahaan dari industri tertentu dapat memamerkan dan mendemonstrasikan produk dan layanan terbaru mereka, mempelajari aktivitas pesaing dan mengikuti tren dan kesempatan baru.
2. In house promotion
Yaitu promosi yang bersifat kedalam, yang dalam kegiatan promosinya hanyadipusatkan dilingkungan hotel itu sendiri.
3. Familiarisation
adalah upaya mengenalkan suatu produk baru kepada masyarakat sebagai konsumen potensial.
4. Signane
Dimana untuk fungsi promosional, signage mempromosikan produk atau jasa tertentu sementara fungsi instruksional sendiri mengfungsikan signage sebagai papan info yang menunjukan bahaya atau arah jalan.
5. Tampilan (display)
Dapat melakukan pengaturan tampilan terhadap customer display. Selain menampilkan daftar dan total belanjaan, pelanggan juga dapat melihat gambar atau menonton pada customer display. Misalnya saat ingin melakukan highlight diskon atau promosi yang sedang berlangsung pada toko atau ingin menampilkan company profile melalui video.
C. Pemilihan Media Iklan
Berikut beberpa tips yang bisa dilakukan untuk memilih media agar iklan berjalan efektif:
1. Tentukan Budget.
2. Tentukan Segmen Pasar.
3. Tentukan Materi Iklan.
4. Tentukan media online atau offline atau keduanya.
5. Menggunakan jasa advertisement.
D. Faktor Yang Mempengaruhi Bentuk Promosi
Berikut beberpa tips yang bisa Anda lakukan untuk memilih media agar iklan berjalan efektif:
1. Tentukan Budget.
2. Tentukan Segmen Pasar.
3. Tentukan Materi Iklan.
4. Tentukan media online atau offline atau keduanya.
5. Menggunakan jasa advertisement.
E. Strategi Promosi Dengan Melihat Siklus Hidup Produk
a) Tahap Perkenalan
1. Strategi Peluncuran Cepat (Rapid Skimming)
Rapid skimming adalah peluncuran (launching) produk baru dengan harga dan level promosi yang tinggi. Strategi ini dapat diterapkan dengan asumsi sebagian besar target pasar Anda tidak menyadari produk tersebut, harga yang diminta, brand Anda menghadapi persaingan potensial, dan untuk membangun merek.
2. Strategi Peluncuran Lambat (Slow Skimming)
Slow skimming adalah peluncuran produk baru dengan harga tinggi dan sedikit promosi yang dilakukan. Strategi ini dapat diterapkan dengan asumsi ukuran pasar terbatas, sebagian besar target pasar mengenali produk Anda, pembeli bersedia membayar harga tinggi, dan persaingan potensial belum mengancam.
3. Strategi Penetrasi Cepat (Rapid-Penetration)
Rapid-penetration adalah peluncuran produk dengan harga rendah dan biaya promosi yang besar. Strategi ini cocok digunakan dengan asumsi target pasar tidak menyadari kehadiran produk, sebagian pembeli peka terhadap harga, adanya persaingan yang kuat, dan biaya produksi yang akan menurun sejalan dengan skala produksi dan pengalaman.
4. Strategi Penetrasi Lambat (Slow-Penetration)
Slow-penetration adalah peluncuran produk dengan harga rendah dan promosi yang juga rendah. Gunakan strategi ini dengan asumsi target pasar luas, memiliki kepekaan terhadap harga yang tinggi, dan terdapat beberapa persaingan potensial.
b) Tahap Pertumbuhan
1. Meningkatkan kualitas produk, menambah ciri khas produk, menambah fitur-fitur, dan memperbaiki desain atau modelnya.
2. Menambah varian baru dari produk yang sudah ada, misalnya dengan ukuran yang berbeda, rasa baru, dan sebagainya. Tujuannya untuk melindungi eksistensi produk utama.
3. Masuki segmen pasar baru.
4. Meningkatkan jangkauan melalui channel baru.
5. Gunakan iklan yang menunjukkan nilai (value) dari produk Anda, sehingga audiens memiliki alasan untuk membeli produk Anda.
6. Menurunkan harga agar bisa dijangkau lebih banyak konsumen
c) Tahap Kedewasaan
1. Penjualan Melambat: tahap ini ditandai dengan penjualan yang melambat. Misal, penjualan produk Anda selama 5 tahun berturut-turut adalah 5000 produk (2014), 5900 produk (2015), 6700 produk (2016), 7400 produk (2017), dan 8000 produk (2018).
2. Penjualan Stabil: penjualan berada di angka yang cenderung stabil, akibat kejenuhan pasar. Misalnya, penjualan produk Anda selama 5 tahun berturut-turut adalah 5000 (2014), 4500 (2015), 5500 (2016), 5600 (2017), dan 5400 (2018). Peluang pertumbuhan penjualan Anda bergantung pada pertumbuhan populasi dan permintaan pengganti.
3. Penjualan Menurun: Penjualan terus menurun dari tahun ke tahun. Misal, penjualan produk dari 2014-2018 adalah 8000, 7000, 6000, 5000, dan 4000 per tahun. Ini artinya konsumen telah jenuh dan lebih memilih produk lain.
d) Tahap Penurunan
1. Meningkatkan investasi perusahaan untuk mendominasi atau memperkuat pasar
2. Mengurangi investasi dengan melepas pelanggan yang tidak menguntungkan
3. Menjual aset
No comments:
Post a Comment