Analisa Pros-Cons (Aspek Positif dan Aspek Negatif)
Analisa Pros-Cons adalah analisa yang digunkan untuk membandingkan aspek positis dan aspek negatif pada usaha yang akan dijalankan. Analisa ini digunkan apabila pengusaha memiliki ide bisnis yang lebih dari satu. Dengan menggunkan analisa pros-cons ini pengusaha dapat mengetahui usaha mana yang lebih baik atau layak untuk dijalankan.
Dalam analisa pros-cons ini diperlukan untuk mencari, mengumpulkan, mencatat semua informasi yang diperlukan untuk usaha yang akan dijanlkan kemudian dikelompokkan menjadi dua yaitu pros (aspek positif) dan cons (aspek negatif). Beberapa informasi yang harus didata adalah :
1. Keahlian yang dimiliki pengusaha untuk menjalankan usaha tersebut
Keahlian merupakan bagian yang terpenting dalam diri pengusaha karena ketika pengusaha ingin menjalankan usahanya marus mencocokkan terlebih dahulu apa keahlian, apa kemampuan, apa skill dari pengusaha tersebut dengan begitu pengusaha akan tahu usaha apa yang akan dijalankan.
2. Ketersediaan bahan baku yang dibutuhkan
Pengusaha harus mengetahui ketersedian bahan baku yang akan digunakan untuk usahanya. Jika ketersedian bahan baku tersebut tidak ada maka pengusaha tersebut harus memikirkan bahan baku pengganti seperti apa yang cocok dengan usahanya.
3. Kemudahan mendapatkan bahan baku yang dibutuhkan
Untuk memudahkan memperoleh bahan baku yang digunakan dalam menjalankan usahanya, pengusaha bisa bekerjasama dengan produsen pertama bahan baku tersebut.
4. Kemampuan dalam memproduksi dalam satu periode
Pengusaha harus mengetahui berapa banyak produk yang bisa dibuat dalam satu periode produksi, misalnya dalam satu hari lala mampu membuat salad buah sebanyak 5 baskom besar dengan ukuran 1500 ml kemudian lala mengemasnya menggunakan toples berbentuk persegi dengan ukuran 250 ml sebanyak 6 salad buah siap jual.
5. Keberadaan dan jumlah pesaing yang mempunyai produk sejenis
Pengusaha harus mengetahui pesaing yang menjual produk atau jasa yang sejenis
Analisa SWOT
Analisa SWOT digunakan untuk mengukur kekuatan (stength), kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan mencari informasi apalabila terjadi ancaman/gangguan (threats). Setelah melakukan analisa SWOT, pengusaha dapat memikirkan cara untuk memaksimalkan kekuatannya, mengatasi kelemahannya, memanfaatkan peluang yang ada, dan bersiap
menghadapi ancaman dan gangguan yang muncul.
Analisa Pesaing
Seperti yang sudah disebutkan tadi bahwa pengusaha harus mengetahui berapa pesaing yang ada dan keberadaan pesaing yang menjual produk atau jasa yang sejenis. Setelah mengetahui itu semua pengusaha harus berupaya untuk memperbaiki atau membuat inovasi yang baru (mengupgrade) produk atau jasanya agar mendapatkan pelanggan dan konsumen sebanyak-banyaknya.
Analisa Pesaing
Seperti yang sudah disebutkan tadi bahwa pengusaha harus mengetahui berapa pesaing yang ada dan keberadaan pesaing yang menjual produk atau jasa yang sejenis. Setelah mengetahui itu semua pengusaha harus berupaya untuk memperbaiki atau membuat inovasi yang baru (mengupgrade) produk atau jasanya agar mendapatkan pelanggan dan konsumen sebanyak-banyaknya.
No comments:
Post a Comment