A. STARTEGI PEMASARAN BERAS MERAH ORGANIK
Ø
SEGMENTASI
Segmentasi pasar
merupakan pembagian kelompok pembeli yang memiliki perbedaan kebutuhan,
karakteristik, ataupun perilaku yang berbeda di dalam suatu pasar tertentu.
Segmentasi pasar bisa juga diartikan sebagai pengidentifikasian analisis
perbedaan para pembeli di pasar. Secara geografis beras merah organik ini hanya
dipasarkan di seluruh wilayah indoensia. Secara demografis beras merah organik menargetkan
semua kalangan dan jenis kelamin. Secara psikografis beras merah organik
ditujukan kepada kalangan kelas atas hingga kelas menengah.
Ø
TARGETING
Targeting adalah
proses mengevaluasi segmentasi dan pemfokusan strategi pemasaran pada suatu
kelompok konsumen yang potensial untuk memberikan respon (DEWI
et al., 2017). Beras merah organik ini
menargetkan semua kalangan dan semua jenis kelamin dapat mengkonsumsi beras
merah organik ini. Serta menargetkan pada kalangan kelas atas hingga menengah.
Ø
POSITIONING
Positioning adalah
strategi untuk merancang penawaran dan membentuk citra perusahaan agar bisa
memperoleh tempat khusus dalam benak konsumen. Positioning juga bisa diartikan
sebagai strategi untuk menciptakan citra perusahaan dan produknya di benak
konsumen, baik itu konsumen individu, perusahaan, maupun pemerintah. Strategi
positioning berkaitan erat dengan persepsi konsumen terhadap manfaat suatu
produk, baik itu dalam bentuk nyata ataupun harapan. Beras merah organik memiliki
keunggulan dalam kesehatan, aroma, dan kualitas.
B. BAURAN
PEMASARAN
Ø
PRODUK
Beras merah merupakan
biji-bijian utuh yang hanya mengalami proses pengupasan kulit atau sekam. Beras
merah dinilai lebih unggul dari beras putih karena proses
pengolahannya lebih singkat, sehingga kandungan nutrisinya tidak banyak
terbuang. Salah satu nutrisi yang banyak terkandung di dalam beras meras
adalah serat.
Ø
HARGA
Beras merah organik
ini dibanderol Rp. 25.000 per kg. Harga membuat konsumen mempertimbangkan untuk
membeli beras merah organik. Karena kesesuaian harga terhadap manfaat dari
produk yang dibeli menjadi perhatian konsumen. Kebanykan dari orang-orang
menganggap bahwa beras merah hanya ditujukan kepada orang yang ingin menurunkan
berat badan dan memiliki penyakit sepeti diabetes, kolesterol, dll.
Ø
LOKASI
Dalam memilih lokasi
usaha, hendaknya memilih lokasi yang strategis dapat dijangkau dengan mudah
oleh konsumen. Lokasi beras merah organik ini terletak di Jl. Raya Pasar
Lempong Sampang.
Ø
PROMOSI
Promosi yang
diterapkan dalam usaha beras merah organik ini yaitu memberikan harga grosir
kepada pelanggan yang ingin menjual kembali beras merah organik ini.
C. MEDIA PROMOSI
D. ANALISIS DAYA SAING BERAS MERAH ORGANIK
Terdapat beberapa
dimensi yang berpengaruh terhadap daya saing produk di antaranya: kuantitas,
kualitas, harga, keamanan, kontinyuitas pasokan, ketepatan pengiriman dan
kemampuan ditelusur. Kuantitas adalah nilai perbedaan yang disebabkan oleh
perbedaan unit penjualan dan jumlah perbedaan material dalam anggaran dengan
unit realisasi penjualan dan jumlah material yang dianggarkan. Sementara itu
yang dimaksud kualitas produk adalah segala atribut produk itu sendiri yang
menjadi keunggulan dibandingkan produk sejenis lainnya (Lisarini;
& Abdurahman, 2018).
Kuantitas dan
kualitas dari beras merah organik ini tidak perlu diragukan lagi karena produk
ini sengatlah unggul dibandingkan dengan beras lainnya bahkan beras merah ini
dapat di ekspor ke berbagai Negara dengan ketepatan pengiriman dan mudah
ditelusuri.
REFERENSI
DEWI, N. P. A. Y., ANTARA, M., & RANTAU, I. K. (2017).
Strategi Segmenting, Targeting dan Positioning Pemasaran Beras Merah Organik
Jatiluwih Bali di Provinsi Bali. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal
of Agribusiness and Agritourism), 6(4), 596–605.
https://doi.org/10.24843/jaa.2017.v06.i04.p14
Lisarini;, E., &
Abdurahman, A. (2018). Daya saing beras pandanwangi, beras merah dan beras
hitam di wilayah pemasaran kabupaten cianjur. Agroscience, 8(2),
135–145.

No comments:
Post a Comment